Jambi Tuan Rumah Kejurwil Panjat Tebing se-Sumatera, Cecep: Pembiayaan Gotong Royong

Pengurus FPTI Jambi melakukan rapat pemantapan Kejurwil se-Sumatera di hellosapa cafe

Provinsi Jambi dipercaya menjadi tuan rumah Kejuaraan Wilayah (Kejurwil) Panjat Tebing se-Sumatera, yang akan digelar 22-29 Oktober 2018. Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Jambi sebagai panitia penyelenggara terus memantapkan persiapan, untuk memastikan pelaksanaan Kejurwil berjalan sukses dan lancar.  Terbaru, FPTI Jambi menggelar rapat pemantapan Kejuaraan Wilayah se-Sumatera di Basecamp hellosapa.  “Rapat ini mengevaluasi kerja-kerja kepanitiaan yang hampir rampung,” kata Ketua FPTI Jambi, Cecep Suryana, Sabtu (13/10). “Alhamdulillah kesiapan panitia sangat sigap walaupun pembiayaan gotong royong dari Kepengurusan Panjat Tebing,” kata Cecep lagi.  Sejak dinahkodai Cecep, Panjat Tebing Jambi makin menggeliat, bukan hanya event lokal yang rutin digelar. Namun, Atlet Panjat Tebing Jambi juga sering diikut sertakan di sejumlah kejuaraan nasional. 

BMKG : Gempa Bulukumba Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa berkekuatan 4.8 Magnitudo baru saja mengguncang
Bulukumba,Bantaeng dan Selayar tidak berpotensi Tsunami.Makassar
(07/10/2018)

Melalui Rilis yang diterima awak media, Plt Kepala BMKG Sulsel
Joharman SH.MH menyampaikan jika Gempa yang terjadi di Bulukumba tidak
berpotensi tsunami.

Berdasarkan laporan masyarakat menunjukan bahwa dampak gempabumi
berupa goncangan keras dirasakan di wilayah Bulukumba, Selayar dan
Bantaeng dalam skala intensitas II SIG-BMKG (II-III MMI).

Hasil koordinasi hingga saat laporan dibuat belum ada informasi adanya kerusakan akibat gempa bumi tersebut.

Berdasarkan Pengamatan hingga pukul 16.30 wita, terdapat 2 kali
gempa susulan dengan kekuatan M 2.5 pada 15:05:05 WITA dan M 4.4 pada
pukul 15:39:27 WITA (dirasakan di Bulukumba, Selayar dan Bantaeng dalam
skala intensitas II SIG-BMKG (II-III MMI)).

BMKG pun menyampaikan jika Masyarakat agar tetap tenang dan tetap menunggu informasi dari BMKG.

Gelar Rapat Terbatas, Bupati Wajo Akan Terima Pengungsi di Rumah Adat Atakkae

Bupati Wajo HA Burhanuddin Unru memimpin rapat terbatas terkait
pelayanan terhadap pengungsi Palu, Sigi dan Donggala yang tiba di
Kabupaten Wajo. Rapat tersebut berlangsung dirumah Adat Atakkae,
Sengkang, Minggu 7 Oktober 2018.

Kawasan Rumah Adat Atakkae akan dijadikan lokasi penerimaan eksodus
Wajo dari Palu, Sigi dan Donggala. Termasuk akan dipersiapkan fasilitas
seperti air bersih makanan ( ikan kaleng ,beras dan Lauk ), termasuk
pakaian

Kesemua itu disiapkan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Wajo dengan
melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait . Untuk pengungsi
yang sakit langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)
Lamadukkelleng untuk mendapatkan perawatan yang intensif.

“Sebentar, insya Allah setelah magrib, tiba pengungsi Palu, Sigi dan
Donggala di rumah Adat Attakae dan akan diterima oleh Bupati Wajo
bersama Pak Setda beserta instansi terkait,”ujar Kabag Humas dan
Protokoler Pemkab Wajo, Yudi Rafial Hadi F.

Hadir dalam rapat terbatas tersebut, Sekretaris Daerah (Setda) H
Amiruddin , Kepala BPBD H Alamsyah, Kadis kesehatan, Tim Tagana Dinas
Sosial Kabupaten Wajo, dan Perwakilan SAR Prima Sengkang

Cegah Korupsi, Satgas Dana Desa Terjun ke Kabupaten Serang

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 yang mengguncang Kabupaten Donggala
dan Kota Palu, Sulawesi Tengah pada Jumat 28 September 2018 menimbulkan
fenomena likuifaksi atau ‘tanah bergerak’

Jakarta
Satuan Tugas Dana Desa (Satgas DD) Kementerian Desa Pembangunan
Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) melakukan monitoring
dan evaluasi (monev) penggunaan Dana Desa ke Kabupaten Serang pada 2-6
Oktober 2018. Hal itu bertujuan untuk mendorong pemaksimalan penyerapan
Dana Desa yang anggarannya setiap tahun semakin naik.

Tim monev
Satgas Kemendes PDTT yang diturunkan adalah M. Ma’roef Irfhany selaku
Koordinator Tim Monev serta Budi Harsoyo dan Asep Hamdani.

“Kami berharap manfaatnya kepada masyarakat akan lebih banyak,” ujar Ma’roef dalam keterangannya, Minggu (07/10/2018).

Dikatakan Ma’roef di hari pertama (02/10), rombongan Satgas DD
diterima oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang Tb. Entus
Mahmud didampingi Sekdis DPMD Kabupaten Serang Rudi Suhartanto dan Kabid
PEM Epon Anih Ratnasih.

Selain
untuk melaksanakan monev di Serang, kedatangan Satgas DD juga dalam
rangka mempersempit ruang gerak para pelaku tindak pidana korupsi.
Ma’roef menyampaikan masyarakat bisa mengadukan atau melaporkan bila
terjadi tindakan korupsi Dana Desa melalui call center Sargas DD 1500040
atau melalui email satgas.danadesa@kemendesa.go.id.

“Rata-rata pengaduan yang masuk 20 sampai 25 komulatif per harinya,” kata Ma’roef.

Melalui
arahan Mendes PDTT, Ma’roef mengungkapkan penggunaan Dana Desa bisa
diserap lebih optimal dan memperkecil sumber kebocoran. Oleh karenanya,
Satgas DD melakukan audit random secara masif dan tersebar di seluruh
Indonesia.

Dalam tugas ini, Satgas DD bekerja sama dengan
Kepolisian, Inspektorat Daerah, dan Kejaksaan. Agar dalam pelaksanakan
audit, jika ditemukan adanya indikasi tindak pidana mark up atau
pekerjaan fiktif, maka pelaku diserahkan kepada Aparat Penegak Hukum
(APH) untuk diproses lebih lanjut.

Namun, bila temuan
administrasi karena ketidakmampuan perangkat desa, maka akan diberikan
pendampingan dalam penyelenggaraan Dana Desa sesuai dengan UU Desa dan
Permendes no.19 tahun 2018.

Selain itu, penyerapan Dana Desa
menjadi penting karena BPK dalam menetapkan kualifikasi Wajar Tanpa
Pengecualian (WTP) juga dilihat dari penyaluran Dana Desa-nya terutama
yang tidak cair.

Pada kesempatan yang sama, Entus Mahmud
menyambut baik kunjungan Satgas DD untuk memperbaiki dan meningkatkan
kualitas penggunaan Dana Desa di 326 desa di Serang. Pemda Serang juga
telah menganggarkan dana sebesar Rp 500 juta untuk peningkatan kualitas
perangkat desa.

Dia
menyatakan bahwa penyerapan Dana Desa tahun 2018 masih ada yang belum
tersalurkan tahap pertama di empat desa yaitu Desa Pudar Kecamatan
Pamarayan, Desa Kepandean Kecamatan Ciruas, Desa Pulo Panjang Kecamatan
Pulo Ampel dan Desa Silebu Kecamatan Kragilan.

Dalam kegiatan
itu, Satgas DD juga melakukan rakor bersama DPKAD, DPMD, Inspektorat dan
Polres Kabupaten Serang di kantor Inspektorat Kabupaten Serang.
Didampingi oleh TA PPM KPW 2 Banten Ewirta Lista dan TA PMD P3MD
Kabuoaten Serang M.Ilyas.

Zola Minta KPK Segera Tetapkan 53 Anggota DPRD Provinsi Jambi Sebagai Tersangka

Gubernur Jambi nonaktif Zumi Zola Zulkifli yang telah menjadi pesakitan di Lapas Sukamiskin, Bandung, meminta KPK segera menetapkan 53 anggota DPRD Provinsi Jambi sebagai tersangka korupsi.
Dalam fakta persidangan diketahui pimpinan dan anggota DPRD itu menerima suap dari Zumi Zola. Lebih keras lagi, mereka bahkan melakukan penekanan disertai ancaman tidak akan mengesahkan RAPBD Provinsi Jambi tahun 2018.
Kuasa hukum Zumi Zola, Handika Honggowongso mengatakan, Zola diputus terbukti melakukan dua delik tindak pidana korupsi. Salah satunya memberikan suap ke 53 pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Jambi.

Nama-nama para penerima tersebut, tutur Handika, sudah tertuang dalam pertimbangan putusan atas nama Zola.
“Segera lakukan proses hukum, supaya adil, kan pimpinan dan anggota DPRD Jambi itu yang minta uang ketok palu dengan cara maksa dan ngancam,” tegas Handika, Minggu 16 Desember 2018, dikutip Sindonews.com.

Diketahui, semua uang suap yang diberikan Zola kepada DPRD Provinsi Jambi sebagian berasal hasil gratifikasi kontraktor kepada mantan artis itu.

Gagasan PB Kebugis, Kisah Usman Balo Bakal Diangkat ke Layar Lebar

Usman Balo ketika berada di Malimpung, Pinrang. (sumber foto: Google+ Nur Kasim)
Pengurus Besar Keluarga Bugis Sidenreng Rappang (PB Kebugis) menggagas agar tokoh pejuang asal Sidrap Usman Balo difilmkan. Hal tersebut menjadi salah satu pembahasan pada pertemuan PB Kebugis di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Pertemuan itu sekaligus dirangkai dengan perayaan Ultah Ketua Umum PB Kebugis Irjen Pol Dr (Purn) M. Said Saile. “Pertemuan keluarga besar PB Kebugis ini menggagas setidaknya empat hal. Salah satunya adalah dianggap perlu mengangkat kisah Usman Balo ke layar lebar,” jelas Sekjen PB Kebugis HM Saleh Mude.

Dia menyebut, perjuangan Usman Balo dkk dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan di Sidrap dan sekitarnya, layak diangkat ke layar lebar. “Tidak jauh beda dengan kisah Naga Bonar. Usman Balo pun menarik difilmkan, lengkap dengan romantika kisah beliau,” bebernya.

PB Kebugis akan segera bentuk tim untuk menggarap ide ini. Termasuk kerjasama dan pembiayaannya. Turut hadir pada pertemuan tersebut, Mashur bin Mohd Alias selaku bendahara umum Kebugis, Mukhlis Paeni selaku sejarawan asal Sidrap, Imran BAK, Tamrin Barubu, Salam Dalle, M. Akbar Ali, dll

Proyek Jalan Dari Dana ADD Dibangun Tak Sesuai Spesifikasi,Kades Simbur Naik Bungkam.

Muara Sabak – Proyek Pembangunan jalan desa yang terletak di Dusun Bhakti RT.22 Desa Simbur Naik dicekal oleh warga setempat. Pasalnya proyek pembangunan jalan ini tidak sesuai spesifikasi yang diberikan pemerintah.

Saat ditemui awak media Salah satu warga yang tidak ingin disebutkan namanya menjelaskan,”Pembangunan jalan yang dikerjakan ini tidak sesuai spesifikasi, awalnya kami mulai curiga dengan jam kerja yang dimulai dari pukul 09.00 WIB s/d 16.00 WIB. Setelah itu kami mulai mengamati pekerjaan yang mereka (red;pekerja) kerjakan. Setelah mereka amati ternyata anyaman besi yang dipakai sekitar 20cmx20cm hanya sekitar 10 meter bertujuan agar pada saat pengambilan gambar terlihat rapat,selanjutnya sekitar 20 meter besi mulai renggang 30cmx30cm dan seterusnya hanya 3 batang besi yang melintang,”jelas warga.

Selanjutnya,”untuk mengelabui ketebalan jalan yang di cor,jalan setapak dicangkul sedalam 10 cm lalu dipasang papan maal,tetapi dibagian tengah hanya 10 cm ketebalannya. Sedangkan ketebalan jalan setapak yang dianjurkan adalah 20 cm.

Untuk diketahui proyek ini dikerjakan oleh enam orang yaitu Asis (Warga dusun rajawali, saharman (kadus rajawali), Usman( Warga dusun Rajawali), Yusuf (Warga Dusun Rajawali), Tendri( Warga Desa Simbur naik), Gustang (Warga Lambur 2).

Sejumlah Jenderal Datang Lebih Dulu Sambut Jokowi di Jambi, Sirine Mobil Mengaung Ngaung…

Jelang kedatangan Presiden RI Joko Widodo yang direncanakan tiba ke Jambi pada Sabtu malam sekitar pukul 20.30 WIB, tiga orang Jenderal tampak telah dulu hadir di Jambi. Mereka sedianya akan mendampingi kunjungan kerja Presiden Jokowi ke Jambi, yang dimulai besok pagi 16 Desember 2018.

Tiga Jenderal itu yakni KapolriTito Karnavian, Panglima TNI Hadi Tjahjanto dan KSAD Andika Perkasa.

Sementara itu di Jambi, setidaknya dua jenderal lain telah menanti, yakni Kapolda Jambi Irjen Muchlis AS dan Kepala BNN Provinsi Jambi, Brigjen Pol Heru Pranoto serta sejumlah pejabat TNI dan Mabes Polri lainnya.

Selain itu tampak pula Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Irwan, Danrem 042/Gapu Kolonel Inf Danny Budiyanto dan jajaran lainnya.

Sementara itu hingga Sabtu malam pukul 19.0. WIB, kesibukan tidak biasa terlihat di beberapa titik jalanan di Kota Jambi. Sejumlah mobil patroli lalu lalang dengan sirine yang menyala.

Kabid Humas Polda Jambi AKBP Kuswahyudi Tresnadi, mengatakan, para jenderal TNI dan Polri itu hadir terkait dengan kunjungan kerja Presiden RI Jokowi ke Provinsi Jambi, Minggu.

“Mereka tiba di Bandara Sultan Thaha Jambi sekitar pukul 15.00 WIB. Mereka disambut oleh jajaran Polda Jambi, Kodam II/Sriwijaya serta Plt Gubernur Jambi,” tuturnya dilansir kabardaerah.com.

Kedatangan Kapolri dan Panglima TNI dan KSAD juga disambut oleh Tarian Selamat Datang Sekapur Sirih.

Sampai Awal Desember 2018, Polres Merangin Sita 4.766,32 Gram Narkoba Jenis Shabu

Gerhanaaktual.com– Maraknya peredaran barang haram Narkoba diwilayah hukum Polres Merangin mendapat perhatian serius, dimana selama 12 (Dua belas bulan) mulai dari bulan Januari sampai awal Desember 2018, Polres Merangin berhasil menangkap dan menyita Narkoba jenis shabu seberat 4.766,32 gram. Sedangkan untuk Ganja sebanyak 155,15 gram.

“Polres Merangin dari bulan Januari sampai awal Desember 2018 berhasil penyita Narkoba jenis shabu sebanyak 4.766,32 gram dan Ganja sebanyak 155,15 gram dari tangan pelaku baik pemakai, pengedar dan bandar,”jelas Kapolres Merangin  AKBP I Kade Utama Wijaya saat konperensi pers dengan para wartawan, Senin (3/12) di Mapolres Merangin.

Menurut Kapolres selama 12 (dua belas) bulan jumlah tindak pidana sebanyak 58 kasus sedangkan jumlah penyelesaian tindak pidana sebanyak 66 kasus. “Kasus Narkoba paling banyak disita barang buktinya yaitu shabu seberat 4.600,88 gram pada bulan September 2018. Sedangkan ganja pada bulan Maret 2018 sebanyak 146,28 gram,”jelasnya.

Untuk jumlah tersangka berjumlah 86 tersangka terdiri dari laki-laki berjumlah 85 tersangka sedangkan perempuan berjumlah 1 tersangka.

Saat ditanyakan mengenai maraknya aktivitas Penambangan Emas Tanpa Ijin (PETI) diwilayah Kabupaten Merangin yang menjadi sorotan masyarakat sehingga ada kasus pembakaran alat berat Excavator di daerah Sungai Arai, Desa Baru Sakai , Kecamatan Tiang Pumpung, Kapolres memberi penjelasan kasusnya dalam proses penyelidikan dan sedang ditangani.

“Untuk kasus pemberantasan PETI perlu adanya koordinasi antar instansi. Kita harapkan Bupati Merangin buat Tim Terpadu untuk memberantas aktivitas PETI, mengingat kasus PETI berhubungan dengan konflik antar desa juga. Sehingga penangannya harus konprehensip,”ujar Kapolres Merangin.

Kapolres menyampaikan sangat yakin aktivitas PETI di Merangin bisa diberantas dan dihentikan sampai tuntas apabila ditangani secara bersama-sama


KM Gerbang Samudra I Terbakar, 132 Selamat, 3 Hilang

GERHANAAKTUAL.COM – Sebuah Kapal roro bernama KM Gerbang Samudra I yang berlayar dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, tujuan Pelabuhan Bandarmasih Banjarmasin dilaporkan terbakar. Lokasi kebakaran itu di perairan laut sekitar Pulau Karang Jamuang pada Minggu (2/12/2018) dini hari.

Dari informasi, kapal terbakar sekitar 5 jam setelah berangkat dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Sumber dari Basarnas Banjarmasin menyebutkan, kapal mulai terbakar sekitar atau dengan posisi di Perairan Karang Jamuang. Saat kejadian kondisi cuaca sangat cerah.

Humas Basarnas Banjarmasin, Iman melalui grup WhatsApp Basarnas menyebutkan, jumlah penumpang KM Gerbang Samudra I total ada 148 orang. Jumlah itu terdiri dari ABK dan penumpang.

Sebanyak 145 orang dievakuasi KM Kumala, sementara 3 orang lainnya masih dalam pencarian. Para ABK dan penumpangnya dievakuasi oleh KM Kumala ke Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Sementara itu, Kantor SAR Surabaya mengkonfirmasi terkait beredarnya informasi tentang terbakarnya KM Gerbang Samudera I, yang berangkat dari Pelabuhan Tanjung Perak menuju Pelabuhan Bandarmasih, Kota Banjarmasin, Kalsel.

Yustia Widianto, Kepala Siaga SAR Surabaya, Minggu (2/12/2018), mengungkapkan jika informasi itu diterima pada dini hari tadi.

“Sekitar pukul 02.45 WIB tadi, kami terima adanya informasi terbakarnya kapal tersebut dari Syahbandar Pelabuhan Tanjung Perak,” ujar Yustia seperti dilansir Beritajatim.com

Informasi awal yang dimiliki menyebutkan, saat ini sebanyak 132 orang penumpang telah dinyatakan selamat.

“3 orang dalam pencarian,” ujar Yustia.

“Hanya saja, kami belum menerima jumlah penumpang sesuai manifest ada berapa,” sambung dia.

Temui Para Pendemo, Ketua DPRD Provinsi Jambi, Janji Percepat Perda Tataniaga Kelapa

Temui Para Pendemo, Ketua DPRD Provinsi Jambi, Janji Percepat Perda Tataniaga Kelapa
Massa yang mengatasnamakan Paguyuban Provinsi Jambi, melakukan unjuk rasa Senin (3/12/2018)

Unjuk rasa Aliansi Lintas Paguyuban Provinsi Jambi di gedung DPRD Provinsi Jambi, akhirnya ditemui Ketua DPRD Provinsi Jambi, Cornelis Buston (CB).

Massa yang diperkirakan seratusan itu, menuntut agar harga kelapa dapat di naikan, dan juga tingkatkan stabilitas Komudity Pertanian.

Cornelis Buston yang menemui para pendemo mengatakan, pihaknya bersama tim pansus lagi membentuk Perda guna meningkatkan harga komufiti dan mengatur tataniaga kelapa.

“Kita akan membentuk Perda terkait hal tersebut,” jelasnya.

Ia mengatakan untuk rancangan perda sudah ada dan sekarang yang lagi dibahas adalah kesejahteraan petani.

“Mudah-mudahan tahun depan para petani bisa sejahtera, dan kami siap untuk mendukung perjuangan para pendemo,” tegas CB.

Sementara itu, Muhamadiah, Ketua Pansus tataniaga yang juga menemui para pendemo mengatakan, telah berkoordinasi dengan dinas perkebunan untuk mencari jalan keluar agar harga kelapa dapat naik.

“Nantinya kita sudah berkoordinasi dengan pihak lainya untuk membeli kelapa tetapi dalam bentuk Vico, harga Vico perkilo bisa mencapai Rp 30 ribu,” jelasnya.

Ia juga mengatakan apa yang telah di sampaikan oleh para pendemo hari ini agar dapat di terima dan di tanda tangani oleh ketua DPRD Provisni Jambi.

“Hasil ini akan kita bahas di DPRD, dan Insyaallah bulan ini juga akan kita sahkan perda terkait hal ini,” lanjutnya.

Di akhir Aksi, CB menandatangani Surat pernyataan menyatakan sikap mendukung penuh aksi demo hari ini, dan mencari solusi untuk kesejahteraan rakyat Provinsi Jambi.

Setelah menandatangi surat pernyataan, para pendemo memberikan cendra mata berupa kelapa kepada Ketua DPRD Provinsi jambi, dan para pemdemo pun membubarkan aksinya dengan tertib.


Bupati Tanjabtim Diganjar Dwija Praja Nugraha

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), Sabtu (1/12) pagi tadi, menyerahkan anugerah Dwija Praja Nugraha kepada Bupati Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), H Romi Hariyanto. Penghargaan itu diberikan di stadion Pakan Sari Kabupaten Bogor setelah Pengurus Besar PGRI melakukan seleksi ketat pada sejumlah kepala daerah.

Romi dianggap terverifikasi sesuai kriteria yang sudah ditetapkan. Tidak sembarang orang bisa menerima Dwija Praja Nugraha tersebut. Selain ketatnya persyaratan, untuk mendapatkan penghargaan bergengsi ini, PB PGRI juga melaksanakan sejumlah tahapan yang selektif. Misalnya pada saat pengusulan, harus terdapat hal – hal luarbiasa yang terbukti dilakukan oleh calon penerima khususnya terkait kebijakan yang pro guru dan pendidikan. “Termasuk hubungan yang bersangkutan dengan PGRI,” jelas Didi Suryadi, Ketua Harian PB PGRI saat melakukan verifikasi lapangan di Muarasabak, Senin dua pekan lalu.

Lanjut Didi, banyak sekali hal yang diverifikasi oleh PB PGRI untuk meloloskan seseorang sebagai penerima Dwija Praja Nugraha. Begitu usulan masuk ke PB, pihaknya langsung melakukan pencarian rekam jejak si calon termasuk rekam digital. Apabila ada satu saja bukti tidak pro pendidikan, atau ada satu saja jejak digital terkait radar KPK, dipastikan usulan tersebut langsung ditolak. Tim awalnya melakukan pleno administrasi, dari sana diputuskan layak atau tidak diverifikasi lapangan. Setelah terverifikasi dilanjutkan dengan pleno kelayakan dengan tahapan kongkrit.

“Alhamdulillah ternyata pak Bupati terpilih sebagai kepala daerah yang terbukti layak menerima penghargaan ini,” kata Junaedi Rahmad, Kepala Dinas Pendidikan Tanjabtim yang turut mendampingi Romi di Bogor.

Adapun penghargaan ini diterima Romi, karena komitmen yang nyata terhadap konsentrasi pada dunia pendidikan di Tanjabtim selama ini. Romi juga dianggap cukup mendukung pada program PGRI setempat. “Pak bupati ini juga menyikapi pendidikan dengan upaya – upaya luarbiasa, kita mempelajari profil beliau dan apa saja yang sudah dilakukan terkait pendidikan,” kata Didi Suryadi melanjutkan.

Dari 520 Kabupaten dan Kota di Indonesia, hanya 20 Kabupaten/Kota yang terverifikasi layak menerima Dwija Praja Nugraha. Tanjabtim salah satu yang mewakili Sumatera.

“DKI Jakarta saja hingga saat ini belum pernah menerima penghargaan ini, karena memang syaratnya sangat ketat dan obyektivitasnya kita junjung tinggi,”tandas Didi.

Romi memang dikenal sebagai bupati yang cukup konsen pada upaya memajukan pendidikan di Tanjabtim. Sebagai putra kelahiran Muarasabak, Romi sadar betul tantangan penguatan SDM Tanjabtim masih sangat berat. Sebab itu pengembangan SDM melalui berbagai instrumen terus ia galakkan.

Sektor ini masih sebagai salah satu prioritas di samping infrastruktur. Dalam berbagai kesempatan, ia selalu menekankan pentingnya mempersiapkan SDM handal seiring perkembangan global. Alokasi anggaran minimal 20 persen dari APBD tetap dipertahankan.

Dia juga berupaya menggenjot kapasitas guru dengan berbagai program pelatihan. Romi juga tak segan turun ke sekolah – sekolah demi menguji langsung kemampuan belajar siswa. Tidak jarang hasil turun lapangan itu ia jadikan dasar membuat keputusan strategis terkait pendidikan.

“Penghargaan ini tidak membuat kita berpuas hati. Masih sangat banyak PR kita soal pendidikan. Karena itu kami sangat berharap semua guru di manapun berada, ayo terus semangat mengajar, tingkatkan terus kapasitas diri demi anak didik kita. Jangan sampai tertinggal oleh kemajuan yang begitu pesat dan cepat, penghargaan ini milik kalian para guru di setiap pelosok Tanjabtim,”ucap Romi usai menerima penghargaan

Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa di Jambi Berujung Bentrok Dengan Aparat Kepolisian

Aksi Unjukrasa Mahasiswa di Jambi Berujung Bentrok

Jambi – Ratusan massa aksi demonstrasi yang dilakukan Aliansi Lintas Mahasiswa Paguyuban Provinsi Jambi, berujung bentrok dengan aparat kepolisian yang berjaga di depan Kantor DPRD Provinsi Jambi.

Dalam insiden tersebut tidak sedikit dari mahasiswa yang mengalami luka memar, bahkan ada yang pingsan. 

Aksi dorong dorongan tidak dapat dihindari ketika mahasiswa meminta ketua DPRD Provinsi Jambi, Cornelis Buston untuk menemui mereka. Namun, karena sudah menunggu lama, ketua DPRD tak kunjung datang, Mahasiswa pun akhirnya memaksa masuk ke dalam Kantor DPRD Provinsi Jambi. 

Polisi yang berjaga tetap tidak menizinkan masa aksi masuk di dalam kantor. 

Dalam aksinya mahasiswa paguyuban Jambi ini, mengangkat isu nasional terkait harga perkelapaan yang semakin anjlok. Mereka menuntut agar pemerintah pusat memberikan solisi kepada petani kelapa.

Mantan Gubernur Jambi Zulkifli Nurdin Wafat. Fachrori : Kita Kehilangan Salah Seorang Putra Terbaik Provinsi Jambi.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi turut berduka atas wafatnya mantan Gubernur Jambi, H.Zulkifli Nurdin pada Rabu, 28 November 2018 di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta, sekitar pukul 20.05 WIB.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Jambi, Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum, atas nama Pemerintah Provinsi Jambi, keluarga, dan pribadi mengucapkan berduka cita yang mendalam atas wafafnya mantan Gubernur Jambi, H.Zulkifli Nurdin.

“Kita kehilangan salah seorang putra terbaik Provinsi Jambi, beliau merupakan sosok pemimpin yang yang telah mengharumkan Provinsi Jambi dengan pembangunan yang telah dilaksanakannya,” ujar Fachrori.