ZN Akan Dikebumikan di Pemakaman Keluarga di Sukarejo

Berdasarkan keterangan pihak keluarga almarhum Zulkifli Nurdin, ZN akan dimakamkan di pemakaman keluarga besar di Sukarejo, Kota Jambi.

“Iya nanti pemakannya di Sukarejo,” kata Sum Indra, Keponakan ZN, Rabu malam. 

Sum Indra mengatakan setelah almarhum tiba di Jambi Kamis pagi (pagi ini) dari bandara akan langsung dibawa ke rumah duka di Simpang Manggis, Kota Jambi.

“Selanjutnya akan disalatkan di Masjid Nurdin Hasanah Simpang IV Sipin dan selanjutnya diantar ke tempat peristirahatan terakhir di pemakaman keluarga Sukarejo,” kata Sum Indra. 

Ini Keterangan Sum Indra Soal Sakit yang Diderita ZN

Sum Indra, keponakan almarhum Zulkifli Nurdin angkat bicara soal sakit yang diderita mantan Gubernur Jambi dua periode itu sebelum meninggal dunia. 

Sum Indra mengatakan pamannya itu mengidap penyakit kompllikasi diabetes atau kencing manis.

“Paman (ZN) ngidap sakit diabetes sejak lebaran (idul fitri), lalu dan kondisinya naik turun dan sempat sehat. Namun tiga hari yang lalu dilarikan pihak keluarga ke RS Pondok Indah Jakarta, karena kondisinya memburuk dan akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya,” kata Sum Indra saat ditemui di rumah keluarga duka di Kampung Manggis.

Mantan Wakil Walikota Jambi ini mengatakan jika pihak keluarga sangat terpukul atas kepergian ZN, yang menjadi sosok orang tua yang menjadi panutan keluarga.

“Kami sangat kehilangan, beliau sosok yang sangat kami banggakan, beliau mengayomi kelurga dan masyarakat,” kata Sum Indra.

Saat ZN mengembuskan nafas terakhir di rumah sakit, Sum Indra mengatakan jika semua keluarga berkumpul.

“Semua keluarga ada, anak almarhum  dari Zumi Zola, Zumi laza dan Ibunda Zola serta keluarga besar lainya,” katanya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf mewakili keluarga besar ZN kepada masyarakat Provinsi Jambi.

“Kami atas nama keluarga memohon maaf, jika almarhum selama menjabat Gubernur Jambi ada salah terhadap masyarakat Jambi,” katanya. 

Polisi Gagalkan Penyelundupan Dua

Polres Metro Jakarta Barat telah menggagalkan peredaran dua karung besar berisi narkoba jenis sabu dan ekstasi dari kapal nelayan.

Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Erick Frendriz di Jakarta, Senin, membenarkan adanya temuan narkoba tersebut yang diyakini mencapai berat puluhan kilogram sabu dan puluhan ribu butir ekstasi.

“Iya betul. Kami masih mengembangkan kasusnya,” ujar AKBP Erick.

AKBP Erick memaparkan, anggotanya pada saat penggerebekan mendapati dua karung berisi narkoba yang akan diturunkan dari kapal nelayan di pelabuhan rakyat di kecamatan Bojonegara, Cilegon, Banten, Rabu (21/11/2018).

Dua karung narkoba tersebut rencananya akan dibawa dengan mobil mewah ke para pengedar di Jakarta.

Dari hasil penggerebekan yang dipimpin Kanit 1 Satnarkoba AKP Indra Maulana, Polres Metro Jakarta Barat telah mengamankan tiga orang tersangka, yakni dua kurir berinisial APP (30), HA (41), dan LS (36) sebagai kapten kapal.

Kapal yang mengangkut juga sudah kami amankan untuk pemeriksaan, ujar AKBP Erick.

Ketiga tersangka sudah digiring menuju Polres Jakarta Barat guna pemeriksaan, sementara sejumlah tersangka yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dalam kasus ini masih dalam pengejaran.

Jokowi Dijadwalkan Bakal Hadir di Jambi, Ini Agendanya

Calon Presiden nomor urut 01, Joko Widodo direncanakan akan datang ke Jambi 7 Desember mendatang.

Calon petahana ini dijadwalkan akan menghadiri deklarasi Tim Kampanye Daerah (TKD) dan memberikan pembekalan kepada seluruh Calon Anggota Legislatif (Caleg) partai politik (parpol) pengusung dan pendukungnya di Provinsi Jambi.

Ketua TKD Jokowi-Ma’ruf Amin Provinsi Jambi, Agus Roni mengatakan, sebagai langkah persiapan panitia penyambutan Jokowi telah dilakukan rapat. Menurutnya, TKD bersama parpol dan relawan akan mengawal.

“Agenda pak Jokowi melakukan pembekalan seluruh caleg-caleg parpol koalisi, selain itu kita TKD akan deklarasilah untuk Jambi,” kata Agus Roni. 

Agus Roni yang juga Ketua DPW Nasdem Provinsi Jambi ini mengaku belum mengetahui siapa saja yang hadir selain Calon Presiden Joko Widodo. Tetapi, kemungkinan unsur Tim Kampanye nasional juga akan turut hadir mendampingi Jokowi.

“Belum taulah kita, karena kita menerima rombongan. Yang jelas pasti ada unsur pimpinan Tim Kampanye Nasional, mudah-mudahan pak Erick Thohir bisa hadir juga,” kata Agus Roni. 

Lagi,Sebanyak 92 Orang Pelaku Narkoba Diamankan Direktorat Narkoba Polda Jambi,9 Diantaranya Bandar dan Pengedar

 Jambi – Dalam operasi rutin yang ditingkatkan oleh Direktorat Narkoba Polda Jambi yang akan memasuki perayaan Natal,Tahun Baru serta Pemilihan Legislatif (Pileg) untuk membuat situasi dan kondisi di wilayah Jambi aman. Serta dalam hal ini khususnya Direktorat Narkoba Polda Jambi memberantas peredaran Narkoba.

Hal ini disampaikan langsung oleh Direktur Narkoba Polda Jambi,Kombes Pol Eka Wahyudianta yang didampingi Kabid Humas Polda Jambi AKBP.Kuswahyudi Tresnadi saat menggelar konferensi pers di Polda Jambi,Selasa (27/11).

Dikatakan Kombes Pol Eka Wahyudianta dari hasil operasi yang dilakukan oleh Direktorat Narkoba Polda Jambi mulai dari tanggal 20-25 November ini sebanyak 92 orang pelaku yang diamankan,serta yang paling banyak kita amankan di Pulau Pandan (PP) dan Danau Sipin.

Dari hasil operasi tersebut kita mengamankan barang bukti (BB) seberat 29 gram,alat hisap narkoba jenis sabu (bong),timbangan digital,pirek serta handphone berbagai macam merk.

Dilanjutkan Dir Narkoba,” Dari 92 orang yang kita amankan ini sebanyak 9 orang yang nantinya akan kita lakukan pemberkasan,karena statusnya tersangka dan selebihnya adalah pengguna yang akan kita limpahkan ke BNN Provinsi Jambi untuk menjalankan rehabilitasi”,lanjutnya.

Terkait adanya oknum staf anggota BNN yang diamankan, Dir Narkoba menyebutkan tidak ada karena semuanya pekerjaan adalah swasta,akan tetapi ada anak-anak yang masih berstatus pelajar,sebanyak 3 orang,wanita 5 orang. Untuk 9 orang tersebut merupakan pengguna dan pengedar,kita akan terus kembangkan dalam menindaklanjuti yang merupakan pengedar tersebut.

“Untuk diketahui kegiatan operasi ini akan terus kita laksanakan untuk mengetahui bandar dari tersangka-tersangka lainnya,tutup Dir Narkoba Polda Jambi Kombes Pol Eka Wahyudianta

Terduga Bandar Sabu Warga Nipahpanjang Ditembak Petugas BNN, Mati

Dua peluru bersarang di kaki dan perut Mardi, terduga bandar narkotika jenis sabu, warga Simpang, Datuk Dusun Beringin Jaya, Rt.007, Kelurahan Simpang, Datuk Kecamatan Nipahpanjang, Kabupaten Tanjungjabung Timur.

Dia tewas setelah terkena tembakan petugas Badan Narkotika Nasional (BNNP) pada Sabtu malam 25 November 2018 sekitar pukul 20.00 WIB.

Mardi disergap di Samping Alfamart dekat Pasar Kito, kawasan Pasirputih, Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi saat akan melakukan transaksi narkoba.

Menurut Kepala BNNP Jambi, Brigjen Pol Heru Pranoto, terduga pelaku melakukan perlawanan saat akan ditangkap. Petugas melakukan penembankan. Setelah ditembak, terduga bandar tersebut langsung dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pertolongan. Namun, akhirnya nyawanya tidak dapat di selamatkan.

Heru memaparkan, kasus yang melibatkan Mardi sedang dikembangkan oleh tim bidang pemberantasan. Pihaknya menemukan 1 kilo barang bukti sabu berbentuk kristal dari sepeda motor milik terduga.

Polres Metro Jakarta Barat Gagalkan Penyelundupan 40 Kg Sabu Lewat Jalur Laut

Jakarta – Satnarkoba Polres Jakarta Barat meringkus bandar narkoba lewat jalur laut di Pelabuhan Nelayan, Jalan Akses Pabrik, Kecamatan Bojonegoro, Serang, Banten. Dari empat tersangka, polisi menyita 40 kg sabu, 20 butir ekstasi dan uang Rp 3 juta.

Keempat tersangka, Angga, 30, Hasan, 41, Suryadi, 36 dan Supri, 34, masih diperiksa intensif di Mapolres Jakarta Barat. “Saat ini masih kita proses dan mengembangkan kasus narkotika ini,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, Rabu (21/11).

Polisi membongkar peredaran narkotika tersebut dari informasi masyarakat bahwa di Pelabuhan Nelayan, Jalan Akses Pabrik, Kecamatan Bojonegoro, Serang, Banten, akan ada masuk narkotika dalam jumlah besar.

Petugas kemudian bergerak melakukan penyelidikan dan pengintaian. Pada Selasa (20/11) pagi, petugas langsung melakukan penyergapan di pelabuhan nelayan. Dilokasi polisi menangkap 4 tersangka yaitu Angga, Hasan, Suryadi dan Supri.

Selain itu juga disita 40 Kilogram sabu dikemas dalam 40 bungkus paket, 4 paket berisi 20 ribu butir ekstasi, dan uang tunai Rp 3 juta. Barang haram tersebut disita dari mobil Mazda CV 7 dan satu buah kapal nelayan

Pembangunan Pengambilan Air Tanah Untuk Air Baku Mendahara Ilir Dikerjakan Asal Jadi

Global Hukum Indonesia, Tanjab Timur – Pekerjaan pembangunan prasarana pengambilan air Tanah untuk air baku di Kelurahan Mendahara Ilir, Kecamatan Mendahara, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Provinsi Jambi sudah selesai dilaksanakan.

Namum baru selesai dikerjakan, pembangunan prasarana pengambilan air tanah untuk air baku itu sudah mengalami penurunan atau kemiringan yang sangat signifikan dan diduga bangunan rumah sumur bor tempat penampungan air tersebut tidak bisa bertahan lama karena baru siap sudah mengalami kemiringan.

Proyek yang dibangun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, melalui Direktorat Jendral Sumber Daya Air Balai Wilayah Sungai Sumatra VI. Sumber dana dari APBN tersebut diduga dikerjakan tidak sesuai dengan Juklak dan Juknis karena pekerjaan pengambilan air bawah tanah dan tempat penampungan air dengan kontruksi tiang beton baru siap sudah mengalami penurunan atau kemiringan.

Kepada awak media global hukum indonesia masyarakat setempat yang bernama Zinar menyebutkan bahwa bangunan ini tidak akan bisa bertahan lama soalnya dengan kondisi tanah dekat pantai pembangunannya tidak bisa disamakan dengan bangunan ditempat lain, seperti bangunan di tanah pematang atau tanah kuning. kondisi tanahnya tinggi dan sudah kuat. Sebagai bukti sekarang bangunan tempat airnya baru selesai langsung miring, apakan lagi kalau sudah musin hujan air pasang diperkirakan bangunan itu bagian lantainya akan tenggelam.

Hal sedemikian juga disampaikan oleh Tomas Swardi mengatakan bahwa “pekerjaan tersebut asal jadi karena tidak sesuai dengan keinginan masyarakat, masak pekerjaan baru siap sudah turun bangunannya, ujung-ujungnya nanti roboh dan siapa yang dirugikan. Ya masyarakat juga yang dirugikan karena uang negara yang dikerjakan guna untuk kepentingan masyarakat menjadi mubazir”, ujar swardi.

Selanjutnya swardi berharap “agar setiap pekerjaan yang menggunakan uang negara bekerjalah dengan benar jangan hanya memikirkan keuntungan belaka, kalau rekanan bekerja benar saja sudah mendapat keuntungan, kalau mau cari untung yang banyak beginilah jadinya. Baru siap bangunannya bermasalah. Dan akhirnya bisa roboh”, pungkasnya. (Mhd).

Polresta Bandar Lampung Amankan 2 Kg Sabu Asal Medan

Lampung – Seberat 2 Kg sabu asal Medan Sumatera Utara, diamankan petugas Satres Narkoba Polresta Bandar Lampung, di Jalan Printis Kemerdekaan, Tanjung Raya, Kedamaian, Bandar Lampung, Rabu (21/11/2018).

Wakasat Reserse Narkoba Polresta Bandar Lampung, AKP. Herlan Arfa didampingi Kasubag Humas Polresta Bandar Lampung, AKP. Titin Maezunah mengatakan, pihaknya mengamankan tersangka SRW di Mapolresta Bandar Lampung. Sayangnya, saat penggrebekan, kurir wanita berinisial YL (DPO) sudah lebih dulu melarikan.

“Diketahui, tersangka YL adalah istri seorang napi yang masih menjalani hukuman di Lapas Narkotika. Selain mengamankan barang bukti tersebut kita masih memeriksa saksi berinisial, SNW ,51, FZ ,20, SR ,18, KL ,55, SY ,23, FT ,20, NL ,39, ZB ,45, dan NN ,44,”kata AKP Herlan Arfa.

Menurut AKP Herlan Arfa, terungkapnya kasus ini, berawal dari informasi bahwa akan ada pengiriman sabu dari Medan menuju Bandar Lampung.

Mengetahui itu, petugas menunggu di Tugu Raden Intan, Bandar Lampung, dan membuntuti YL yang menggunakan jasa ojek hingga ke rumah SNW. Tetapi saat dilakukan penggerebekan YL sudah tidak ada di rumah. Petugas hanya menemukan tas berisikan barang bukti sabu seberat 2 Kg, di meja ruang tamu,”terang AKP Herlan Arfa.

Menurut keterangan saksi, pemilik rumah, SNW, tersangka YL tiba-tiba datang membawa tas dan menggeletakan tas tersebut di meja ruang tamu, lalu YL berkata, “Bi, saya pergi dulu, mau beli bakso”. Setelah mengatakan itu, YL bergegas pergi. Dalam hitungan menit, petugas melakukan penggerebekan namun tersangka YL sudah menghilang tinggal pemilik rumah yang tidak tahu apa-apa jadi repot berurusan dengan polisi.

“Kita telah melakukan koordinasi dengan personel K 9, yang mengerahkan dua anjing pelacak untuk memastikan keberadaan YL dan dugaan adanya barang lain. Hasilnya nihil. Kita sudah periksa urine seluruh saksi dan hasilnya negatif. Kasusnya, masih dikembangkan untuk mengungkap siapa penerima sabu-sabu seberat 2 Kg tersebut,”ungkap AKP Herlan Arfa. 

Datang Pagi Pulang Siang, Ini Agenda Wapres JK di Jambi

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) bertolak ke Jambi pagi ini. JK dijadwalkan menghadiri Rakornas Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI).

Wapres akan bertolak dari pangkalan TNI AU Halim Perdanakisuma, Jakarta pada Sabtu 24 November 2018, sekitar pukul 08.15 WIB.

Menggunakan Boeing 737-400 TNI AU, JK diperkirakan akan sampai di Jambi sekitar pukul 09.30 WIB.

Sejumlah pejabat yang mendampingi JK ke Jambi di antaranya Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil, Menkominfo Rudiantara, dan Kasetwapres Mohamad Oemar.

Tiba di Bandara Sultan Thaha Jambi, Wapres akan disambut oleh Plt. Gubernur Jambi Fachrori Umar dan Anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Jambi.

Setelah itu Wapres dan rombongan akan bergeser ke Abadi Suite Hotel and Tower, Jalan Jenderal Gatot Subroto Pasar Jambi, lokasi digelarnya Rakornas.

Nantinya Wapres akan memukul bedug sebagai tanda dimulainya Rakornas. Wapres JK juga akan memberikan sambutannya.

Masih di hari yang sama, Wapres JK dan rombongan akan kembali Jakarta. Diperkirakan JK tiba di Jakarta sekitar pukul 13.00 WIB.